cinema paradiso

movies..movies and movies

Wednesday, November 30, 2005

" BELAHAN JIWA"

Director: Sekar Ayu Asmara
Casts: Dian Sastro, Rachel Maryam, Nirina Zubir, Dinna Olivia, Marcella Zalianty, Alexander Wiguna

THE STORY:
'Belahan Jiwa' berkisah tentang empat wanita.
Cairo (Rachel Maryam), seorang pelukis berkepribadian eksentrik,
Baby Blue (Nirina Zubir), arsitek yang trauma karena kematian saudari kembarnya Baby Pink,
Farlyna (Dinna Olivia) desainer yang rancangannya dicekal pemuka agama karena dinilai terlalu seksi,
dan Arimbi (Marcella Zalianty), psikiater muda berkepribadian halus dan sensitif.

Konflik semakin memuncak ketika mereka berempat tahu mereka mencintai laki-laki yang sama, Bumi (Alex Wiguna). Namun kenyataan pahit yang harus mereka terima bahwa Bumi ternyata berpacaran juga dengan Cempaka (Dian Sastrowardoyo). Wanita yang mengalami trauma akibat kematian orangtuanya.
Apa sebenarnya yang terjadi? Ada hubungan apa antara keempat wanita itu, Cempaka, dan Bumi ??


MY STORY:
Film kedua dari Sekar Ayu Asmara ini mempertemukan para bidadari cantik perfilman Indonesia dan disponsorin oleh raja sinetron Indonesia, Raam Punjabi. Temanya juga rada ngga umum buat film Indonesia, kalau menurut sang sutradara disebutnya phisilogical thriller. Sayang hasilnya biasa ajah baik dari cerita, pemain, setting, artistik , editing dll. Mungkin juga gue kebanyakan nonton film model gini, jadi endingnya gampang ketebak. Banyak adegan yang ngga jelas buat apa kaya pemunculan tante Jeanette di depan baby Blue berkali kali, sampai selesai ngga jelas maksudnya apa terus cowok yang tahunya tinggal di rumah Bumi.

Dan Bumi (Alexander Wiguna) aktingya annoying banget, kasihan sekali ngelihat cewek cewek itu udah berusaha mati matian masuk ke karakter mereka (walaupun juga B banget) tapi si Mas aka Abang Bumi ini parah banget mengimbanginya. Sebenarnya rada penasaran kenapa juga dia bisa dapet peran ini yah, siapakah dia?? Kalau dilihat dari tongkrongannya sih kayanya dia model deh
Dari perempuan yang ada yah actingnya sih standart mereka semua..seperti biasa dian sastro mengecewakan, rachel tipical, marcella and nirina so so tapi dinna olivia boljug berat. Peran dia sebagai perancang busana ternama yang kebetawi betawian cocok banget, apalagi ditimpali dengan pantun pantun nya yang kocak abis..
i.e : ke tanah abang pakai cutbray, abang udah gone deh...garinggg
kalau ngga ada die, aye udah ketiduran kali yeeeee

Dan paling jayus adalah ending film ini, jadi ada penjelasan (summary) film ini oleh dokter yang merawat Cempaka dan Bumi..ini kalo pakai sutradara lain, kali cukup pas adegan sebelum itu film berhenti.
Kalau itu belum cukup menganggu sebelum credit tittle ada loh kata pepatah yag ditulis gede gede "orang tua adalah cerminan anak anak..bla bla bla...Aduhhh, ngga penting banget deh !!!


Tuesday, November 29, 2005


" VINA BILANG CINTA"


buka hati dan dengarkan

Directed by : Indra Yudhistira
Written by: Monty

Cast: Rachel Maryam, Dellon, Jojon, Calista Argentina plus seabreg cameo




THE STORY:
Cicilia Yulia aka Silly (Rachel Maryam) adalah perempuan muda yang mandiri, sinis dan pesimis dalam memandang hidup karena perpisahan orang tuanya semasa kecil. Trisno aka Tristan (Dellon) adalah pemuda optimis yang berasal dari pulau Bangka, datang ke Jakarta untuk menjadi penyanyi terkenal dengan spesialisasi menyanyikan lagu lagu Vina Panduwinata. Nasib mempertemukan mereka berdua lewat adik Trisno, Vonny (Calista Argentina). Nasib juga yang mengatur bahwa Silly akan menjadi manager yang mengorbitkan Trisno di Jakarta. Cerita selanjutanya pasti dong bisa ditebak...

MY STORY:
Surprise dari film ini adalah Dellon, ternyata dia cukup talented lho untuk main film..Tadinya gue pikir dia dicasting di film ini karena abis menang Idols yang notabene satu induk dengan rumah produksi film ini. Ternyata cukup ok lho buat new comer, even dibanding Marcel (Anda IA Tahu) dari film Indra terdahulu, mendingan Dellon ke mana mana deh...Chemistry dengan Rachel juga berasa, ngga kebanting lah dia..Jojon ternyata juga bisa main film serius dan cocok juga jadi papanya Rachel
Coba Jakarta kaya di film ini, abis bersih dan warna warna gituh lengkap dengan box telepon umum warna merah (sejak kapan nih ada di Jakarta...:p)
The rest is so..so ....tapi emang dibanding film Indra yang lain, yang ini paling mendingan dah...:)
Gue paling suka biar rada jayus sih waktu adegan Jojon bilang kalau dia bisa pilih, dia kan pilih Lidya Kandau deh jadi maminya silly...terus next scene ada adegan maminya Silly dateng dan tebak siapa dia...Yoi, lidya Kandau herself..

'UNGU VIOLET'


betapa sempitnya waktu
betapa besarnya cinta


Sutradara : Rako Prijanto
Penulis Skenario : Jujur Prananto

Dian Sastrowardoyo sebagai Kalin
Rizky Hanggono sebagai Lando
Rima Melati sebagai Nenek Kalin
Syarifa Zifa sebagai Erlina
Agastya Kandau sebagai Rudi
Gary Iskak sebagai Riza
Official site: http://ungu-violet.com

THE STORY:
Lando (Ricky Hanggono) seorang fotografer yang baru saja ditinggal tunangannya. Dalam kegalauannya ini dia bertemu dengan seorang gadis penjaga ticket busway yang bernama Kalin (Dian Sastrowardoyo). Lando pun kembali menemukan gairah hidupnya. Tapi hal ini tidak berlangsung lama, karena tanpa alasan yang jelas Lando meninggalkan Kalin begitu saja, yang membuat Kalin marah dan sakit hati.

Waktu terus berlalu, Lando yang tetap dengan kegalauannya mendapatkan Kalin sekarang telah menjadi seorang super model, dia melihat kehadiran kalin dimana-mana.
Timbul kerinduan dan keinginan untuk menemui Kalin kembali dan menjelaskan alasannya dulu pergi. Akhirnya kesempatan itu didapatnya, dia berhasil menemui Kalin, tapi lagi-lagi pertemuan ini berakhir dengan tragis karena Kalin mengalami kecelakaan dan mengakibatkan dia buta. Walaupun kemudian Kalin mendapatkan donor untuk kornea matanya yang membuat dia bisa melihat kembali, tetapi dia tidak melihat kehadiran seorang Lando, laki-laki yang sebenarnya sangat dia cintai.

Bisakah Kalin akhirnya bertemu dengan Lando, atau apakah kornea mata itu?? Begitu sempitnya waktu, begitu besarnya cinta !!


MY STORY:
Rako Prijanto adalah pria yang bertanggung jawab terhadap puisi puisi indah Rangga di film Ada Apa dengan Cinta, jadi ngga heran kalau film perdana nya ini sangat puitis, indah persis kaya puisi puisinya..
Yang menonjol sekali adalah artistik dari film ini, bagus banget walaupun kalau suka nonton film nya wong kar way, kelihatan banget mas rako ini berusaha mendekati gaya wong kar way..dan rako memakai warna biru untuk menggambarkan Lando (kamarnya, kaos yang dipakainya) dan merah untuk Kalin (apartemen mewahnya, sampai lipstiknya), gue pernah baca di mana Rako bilang bahwa biru bercampur merah akan menghasilkan ungu alias violet di mana ide film ini mungkin berasal

Kedua adalah tata busana nya, apalagi adegan pemotretan di bukit kapur...bener bener memanjakan mata ngelihat dian satro berpakaian kaya chinesse concubine yang indah banget, walaupun adegan itu ngga perlu perlu amat di film itu..

Selain itu, sayangnya film ini B banget..ceritanya biasa banget dan terlalu melankolis..plus gue bukan penggemar film di mana pemeran utamanya tiba tiba buta dan pacarnya sakit leukimia :p.
Hubungan Lando dan Kalin juga kurang terbangun, kaya ujug ujug si Kalin udah jadi top model dan Lando hilang begitu ajah, kurang greget banget..
Dan harus diakui Rizki sebagai pendatang baru perlu banyak latihan, sosoknya kurang berasa di layar :) Dian sastro?? flat ajah sebagai Kalin, penjaga busway...tetep aja kelihatan cantik dan gaul walaupun ceritanya baru sebulan di ibu kota..
Rizki + Dian Sastro?? No chemistry at all :)

PS: Tapi kudu dengerin soundtracknya dari PADI...penting tuh !!!

Monday, November 28, 2005


'' REVOLVER "



Directed / Written : Guy Ritchie

Cast: Jason Statham, Ray Liotta, Andre Benyamin, Vincent Pastore

official site: http://www.revolverthemovie.co.uk/


THE STORY:
Jake Green (Jason Statham) is a hot shot gambler, long on audacity & short on common sense. He is rarely allowed to play in casino these days coz he is dangerous, he is a winner. One night, Jake with his 2 older brothers - Bully and Jake - are invited to sit in on a private game.

A game that is fixed for Jake to lose. Macha - Ray Liotta - a top dog crime boss and casino owner, who can't play for squat but always win coz people just aren't allowed to lose to him. But Jake isn't afraid of Macha and not only beats him in a quick game of chance, but also take every possible opportunity to throw insults as Jake's & bro's leave the game. What Macha wants, he gets. However a twist of fate gets Jake working for a pair of brothers, who just happen to have their own agenda (Andre Benjamin & Vincent Pastore)

MY STORY:

Mr. Ritchie is back !!! waktu tahu dia akan ngerilis film barunya, i am so curious apakah a) kembali seperti lock stock & snatch or b) another swept away ??? hebatnya lagi, film ini cepet banget masuk jakartanya, tapi cepet juga hilangnya :p

then, he is back actually...tetep stylish banget filmnya, great cinematography and great soundtracks .... masih barengan ama kawan lamanya si jason staham, keren banget jadi si jake yang kebanyakan mikir di film ini...ray liotta juga keren banget jadi mafia judi dengan underweaer speedo nya..

cumannnn, honestly..gue ngga ngerti ceritanya :p. sumpahhhh, aku bingung film ini tentang apa sih..mungkin lagi edisi bolot, karena nonton nya siang siang ... terutama endingnya, gue bingung.. apakah ini fight club wanna be?? terus kenapa juga ada anime di tengah kaya kill bill?? mr. ritchie, i need some help !!

fyi, jangan kaget kalau di ending, filmnya abis gituh ajah, ngga ada end credit tittles kaya film lain, itu bukan kesalahan dari pihak bioskop..satu lagi, judul "Revolver" mestinya sih artinya bukan revolver pistol yahhh